Faktor Penyebab Telinga Berdenging

Pernahkah Anda merasakan telinga seperti berdenging? Sebagian masyarakat sering mengaitkan penyebab telinga berdenging dengan pertanda tertentu. Padahal sebenarnya telinga berdenging merupakan salah satu kondisi medis yang disebut sebagai tinnitus. Tinnitus terjadi ketika terdengar suara-suara abnormal yang berasal dari dalam telinga. Suara yang terdengar dapat berupa dengungan, siulan atau suara bising mesin. Denging bisa segera hilang dengan sendirinya atau bertahan dalam waktu lama. Dan ada banyak faktor penyebab telinga berdenging, salah satunya adalah mengkonsumsi alkohol dan nikotin secara berlebihan.
Tinnitus akan semakin jelas terasa ketika Anda berada di tempat hening atau ketika akan tidur. Selain itu, penderitanya dapat lebih sensitif terhadap volume suara yang sebenarnya normal bagi banyak orang. Kondisi tersebut dinamakan hyperacusis. Jika suara tersebut hanya bisa didengar oleh Anda, berarti Anda mengalami tinnitus subjektif. Kondisi ini bisa dipicu oleh masalah pada telinga luar, tengah, atau dalam. Selain itu, masalah pada saraf pendengaran atau bagian otak yang menerjemahkan sinyal suara juga dapat memicu terjadinya tinnitus subjektif.

Sedangkan, jika suara-suara tersebut dapat didengar oleh dokter ketika pemeriksaan, berarti Anda mengalami tinnitus objektif. Jenis yang lebih langka ini dipicu oleh masalah pembuluh darah, kondisi tulang telinga bagian dalam atau kontraksi otot.

Faktor – faktor Penyebab Telinga Berdenging

Faktor penyebab telinga berdenging atau tinnitus dapat dibagi dua, penyebab ringan dan penyebab serius. Berikut ini adalah penjelasannya.
Penyebab ringan, artinya bukan disebabkan oleh penyakit serius, antara lain:

  • Mendengar suara yang sangat keras. Pada beberapa kasus, tinnitus dapat menjadi permanen jika penderita mendengar suara keras dalam waktu lama.
  • Efek samping penggunaan obat seperti aspirin, antibiotik, dan kina.
  • Kekurangan zat besi.
  • Infeksi telinga. Jika infeksi diobati, maka tinnitus dapat hilang.
  • Kotoran telinga yang menumpuk, menyebabkan kehilangan pendengaran atau iritasi gendang telinga.
  • Cemas atau stres.Faktor Penyebab Telinga Berdenging
  • Penurunan daya pendengaran seiring penuaan, biasanya dimulai dari usia 60 tahun.
  • Postur tubuh, misalnya ketika Anda bangkit dari posisi tidur atau duduk, atau menggerakkan kepala. Gerakkan tersebut mengakibatkan perubahan tekanan pada saraf, otot, atau pembuluh darah di sekitar telinga yang memicu tinnitus.

Penyebab serius, atau disebabkan oleh penyakit serius, antara lain:

  • Adanya tumor di kepala atau leher, sehingga menyebabkan pembuluh darah di kepala atau leher tertekan.
  • Tekanan darah tinggi.
  • Aterosklerosis atau penyempitan pembuluh darah telinga akibat penumpukan kolesterol. Seiring penuaan dan tingginya kolesterol, pembuluh darah utama yang terletak di dekat telinga bagian tengah dan dalam kehilangan elastisitasnya. Sehingga, aliran darah menjadi lebih kuat dan terdengar oleh telinga.
  • Penyakit Meniere yang diakibatkan tekanan pada koklea yang terdapat di telinga bagian dalam. Kondisi ini bisa menyebabkan pusing atau vertigo, kehilangan pendengaran, dan tinnitus.
  • Tumor neuroma akustik, yaitu tumor jinak yang terjadi pada saraf kranial yang berjalan dari otak ke telinga bagian dalam.

Leave a Reply