Faktor Kesehatan yang Menjadi Penyebab Tinnitus

Terdapat beberapa penyebab tinnitus yang secara langsung mempengaruhi munculnya gejala ini. Berbeda dengan kepercayaan umum, tinnitus tidak disebabkan oleh hilangnya pendengaran seseorang ataupun sebaliknya. Penderita pada umumnya masih dapat mendengar suara, bahkan kondisi tersebut dapat menyebabkan penderita menjadi lebih sensitif terhadap suara bising di lingkungan sekitarnya.

Faktor Kesehatan yang Menjadi Penyebab Tinnitus

Selain paparan terhadap saluran pendengaran, gangguan telinga berdenging ini dapat dipicu oleh faktor kesehatan lainnya, seperti:

  • Faktor Kesehatan yang Menjadi Penyebab TinnitusFaktor penuaan yang menyebabkan kerusakan koklea dan bagian dalam telinga lainnya seperti gendang telinga.
  • Penyumbatan saluran pendengaran akibat adanya tumor pada telinga dalam.
  • Otosklerosis, penyakit yang menyebabkan tulang rawan pada bagian tengah telinga menjadi kaku.
  • Adanya trauma atau luka pada kepala terutama pada bagian leher dan rahang.
  • Konsumsi obat tertentu khususnya aspirin serta jenis obat antibiotik, ibuprofen, dan diuretik yang memberikan efek ototoxic terhadap telinga dalam.
  • Adanya riwayat penyakit yang mempengaruhi kemampuan pendengaran seperti penyakit kardiovaskuler, alergi, anemia, diabetes dan gangguan kelenjar tiroid.

Selain faktor diatas, kondisi dapat menjadi lebih parah jika penderita mengonsumsi alkohol, merokok, dan kafein berlebih.

Cara Mencegah dan Mengatasi Tinnitus

Faktor Kesehatan yang Menjadi Penyebab TinnitusTinnitus dapat diatasi dengan mengatasi faktor yang menyebabkan timbulnya gejala. Oleh karena itu diperlukan pemeriksaan fisik terhadap trauma pada bagian kepala dan leher ,serta menentukan awal mula gejala tinnitus dapat terjadi. Pengobatan infeksi pada telinga dan menghentikan jenis obat dengan efek samping ototoxic juga akan meringankan gejala tinnitus yang dialami penderita.
Pencegahan dengan meminimalisir paparan suara bising terhadap telinga adalah upaya terbaik untuk mencegah tinnitus. Hal ini dikarenakan sebagian besar gejala tinnitus yang terjadi akibat kebisingan akan sangat sulit untuk disembuhkan.
Namun, sebagian besar penderita tinnitus dapat beradaptasi sehingga tetap dapat beraktivitas seperti biasa. Dengan tidak terlalu terfokus pada suara, gejala tinnitus dapat menjadi lebih ringan dengan sendirinya. Hal ini juga dapat dicapai dengan metode tinnitus retraining therapy (TRT). Meskipun demikian, mengendalikan masalah psikologis seperti stress, sulit berkonsentrasi, dan insomnia juga tetap perlu dilakukan.

Leave a Reply